Hero atau Heru?

Setiap ditanya orang tentang namanya, dia selalu bilang kalau namanya Hero, bukan Heru. Hal itu kadang bikin saya penasaran, karena istrinya memanggilnya Heru dan tidak pernah terdengar istrinya memanggilnya dengan nama Hero. Jadi yang benar nama dia Heru atau Hero?

Untuk memastikannya lagi, saya mencoba ke lingkungan keluarganya. Apakah kakak dan adiknya ada yang memanggilnya dengan nama Hero? Ternyata tidak seorang pun. Mereka semua memanggilnya dengan nama Heru, bahkan ibunya juga memanggilnya dengan nama yang sama. Lalu, kenapa di KTP menjadi Hero?

Sumber data yang kuat tentang asal usul nama seseorang adalah orang tuanya, karena orang tua yang melahirkan, memberikan nama, lalu dicatat di dalam akta kelahiran. Suatu hal yang sangat tidak mungkin, jika orang tua ‘keliru’ menyebut nama anaknya semenjak anak tersebut kecil sampai dewasa. Dan mustahil juga bagi sanak saudaranya keliru menyebut namanya dari dia kecil sampai dia tua.

Saya sendiri pernah bertanya langsung kepadanya, dan dia bersikeras kalau nama dia Hero. lalu kemudian saya bertanya tentang keberadaan dokumen seperti; ijazah, kartu keluarga sampai akta kelahiran. Dia menjelaskan kalau semua data tersebut hilang. Jadi ketika pendataan ulang di dinas kependudukan, dia mengaku dengan nama Hero, dan dibuatkan kartu keluarga baru beserta KTP dengan nama Hero. Dia cukup bangga pada akhirnya. Bisa meyakinkan semua orang, ditambah dia sekarang memiliki dokumen pendukung.

Lalu apa yang menjadi masalah di sini? Ada beberapa hal yang tidak akan pernah selesai di dalam kehidupannya tentang merubah namanya tersebut seperti;

Membohongi dirinya sendiri dan orang lain.
Hal tersebut akan terus terjadi, apalagi ketika ada orang yang baru mengenal dan bertanya namanya. Maka dia akan melakukan kebohongan baru, dan seterusnya. Sampai akhirnya dia harus berbohong seumur hidupnya.

Tidak menghargai nama pemberian orang tua.
Banyak yang bilang, nama membawa doa dari orang tua. Pemberian nama dari orang tua untuk anaknya, pastinya sesuatu yang sakral dan tidak main-main karena akan digunakan seumur hidup oleh si anak tersebut.

Konflik dan salah paham.
Hal ini mungkin bisa terjadi ketika terdapat masalah yang menyangkut namanya. Karena ada dua nama yang diketahui. Semisal, “yang memiliki rumah tersebut bernama Hero atau Heru?” akan membingungkan bukan. Kemungkinan terburuk adalah terjadinya fitnah.

“Siapapun nama diri anda, banggalah untuk memilikinya dengan membawa jati diri anda. Nama yang anda miliki sejak lahir adalah nama anda yang sebenarnya yang mengandung makna tentang diri anda.”

Kesimpulan: Tidak masalah bagi siapapun memiliki nama ganda. Dalam hal ini adalah, nama inisial atau julukan (aka) yang menjadi ciri khas orang tersebut. Tidak harus mengganti nama lahir yang telah tercatat di keluarga dan dinas kependudukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.